Showing posts with label just saying. Show all posts
Showing posts with label just saying. Show all posts

tangis anymore!~veryverylatepost

Terkadang, menangis itu menyenangkan.. melegakan.. dan menenangkan. Seperti baru saja melepaskan beban di punggung.. Menumpahkan air mata di mana saja.. Menetes deras.. Membuncah.
  
Walaupun banyak yang bilang, menangis itu tak menyelesaikan masalah.. tapi bagiku, menangis adalah sensasi luar biasa yang membuatku seperti berada dalam pelukan ibuku..

 


menengok amal

Kadang-kadang aku berpikir, ada tidak ya kesempatan sekaliii saja untuk melihat amalan kita? untuk sekadar bertanya pada malaikat penjaga kanan kiri kita, Raqib ‘Atid seberapa banyak amal baik dan buruk kita? agar kita bisa setidaknya mempersiapkan kira-kira kita bisa berbuat baik seberapa lagi untuk memenuhi syarat masuk surga yang tak lain amal baik harus lebih berat?
tapi sejurus kemudian aku berpikir, itulah sunnatullah.. Allah maha baik, Dia mengatur segalanya dengan cara yang HAQ.
jika kita tahu seberapa banyak amal kita, maka kita akan mengatur pergerakan amal kita sendiri. bayangkan ketika kita tahu amalan kita dan ternyata amal baik kita sudah lebih banyak, maka yang terbersit di otak ‘jahat’ kita bisa jadi adalah inilah saatnya menikmati sensasi berbuat maksiyat seperti yang lain. diri kita yang mungkin saja sudah terlalu terbiasa dengan amal baik tiba-tiba terhenyak dan ingin mencicipi rasanya sensasi amal buruk. ini aneh kan?

regrets


Ada banyak kata yang slalu disesali karena tak diucapkan, itu versi aizawa sensei dlm code blue, maka versi lainku penyesalan tak selalu karena tak mengatakan sesuatu, bahkan karena mengatakannya, rasa sesal justru lebih menyeruak dan membumbung..
kemudian ia hanya akan jadi gelembung pudar jika tanpa pemetikan makna.. apapun, entah dipendam atau diucapkan.. semua berpeluang menyisakan sesal.
dan kemudian sebuah sesal hanya akan menggerus waktu dan tak menyisakan apapun kecuali kesiasiaan

being free

holiday is not always about free
free is about having wings in your back and ready to fly
so, being free is almost impossible
its only about running from obligation you have to solve

Tak Sempurna

Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna


Saat senja datang gantikan siang
Mereka bilang kau malam tanpa bulan
Beda, tak sama, kau yang tak sempurna
Bagiku kau segalanya, murni estetika


Apa yang kau tanam itu yang kau petik
Apa yang kau jalani selalu beri yang terbaik
Impian tentang kau yang tak berbatas
Jauh dari sempurna tapi membekas

Eny(t)ahlah

Aku hanya sedang mencoba menjadi lebih baik, memaksimalkan yang ada, berusaha sekuat yang aku bisa, mengerahkan segenap tenaga..
Aku sedang mencobanya ketika tiba-tiba saja kau datang dan menghancurkan semuanya. Bertubi-tubi.
Apa kau tak tahu rasanya sakit hati? Atau kau tak punya hati? Tak cukupkah aku selalu memahamimu? Tak bisakah kau sekali saja berusaha mensejajarkan langkahku dan mencoba melihat dari sisi lain? yang aku lihat kau selalu menskakmatku.. mematahkan semua pemikiranku, di depan siapa saja, di depan orang-orang, kau seakan yang terhebat, kau seakan yang paling punya wewenang.. kau pikir aku sebodoh itu untuk selalu mengikutimu keinginanmu..
Ketika sekali saja aku berusaha mengeluarkan kata-kata, kau membantahnya.. bisakah sejenak kau mencoba mengerti aku? Tak selamanya aku benar, begitu juga kau..

simple words #5 and #6

Aku tak butuh prestasi yang dilihat oleh mata manusia, aku hanya butuh prestasi yang dilihat oleh Allah.

Ketika kau memutuskan untuk sabar, yang kau butuhkan hanyalah terus bersabar untuk sekarang dan selamanya. Karena kesabaran itu tak berbatas.

before #1

tentang perasaan : kau tak perlu membuangnya, tak jua mengagungkannya, yg kau perlukan adalah mengendalikannya, sehingga ia tahu arah mana seharusnya menuju.. *quote.of.me*

kata si mbak sepupu Esatri, ini tulisanku ditebaknya sebagai tulisan Kahlil Gibran. BEUH.. :D

tentang perasaan #1


http://cdn.beritaunik.net/wp-content/uploads/2011/12/danbo_sedih.jpg
Perasaan itu terkadang seperti api, bisa menghanguskan walaupun asalnya hanya sebuah titil kecil. Perasaan terkadang bisa seperti air sungai, kadang tenang, kadang beriak. Perasaan itu bahkan bisa seperti hembusan angin sepoi-sepoi yang meyejukkan dan membuat kita terbuai.
Aku hanya butuh pengendalinya.. Pengendali air,api,dan angin yang membuat kesemuanya menjadi sesuatu yang menenangkan setiap saat.
Aku butuh pengendali perasaan yang bisa benar2 membuat dada ini tak berkecamuk oleh gemuruh2 aneh yang kadang bisa menggebu namun kadang seakan melayu.
Aku butuh pengendali perasaan yang membuat jiwaku selalu stabil pada titik 

kebijaksanaan.
Namun, smpai detik ini aku masih sulit menemukannya, atau jangan2 aku tak perlu mencarinya.. Ia bisa jadi ada di depan mata namun aku tak mengenali bahkan menyadarinya.

Atau jika firasatku benar, justru pengendali itu adalah sebongkah perasaan itu sendiri.. Perasaan untuk mengendalikan perasaan. Apa lagi ini?

understanding my self

Lama tak memukul-mukul tut keyboard laptop, dan kini muali melakukannya lagi, itupun dengan laptop orang. Baiklah.. apapun itu, asalkan aku kini sedang ingin menumpahkan apa yang sedang berkutat di kepalaku.
Ramadhan berlalu. Dan kini sudah syawal ke13. Taqabbalallahu minna waminkum.. maaf lahir ya batin sahabat bloggerku semua.
Kita harus sedih sekarang.. karena hari-hari menjadi biasa lagi. Tak ada penglipatan ganda amal baik lagi. Setan bebas menggoda kita lagi.. huaah.. semua berasa seperti kembali ke awal lagi. Semua seperti 1 lagi. Kalau dulu berlipat-lipat banyak.. sudahlah. Maksimalkan apa yang bisa dimaksimalkan semaksimal mungkin. :D

Lonely

Kini aku mulai memahami satu hal, terkadang kesendirian itu lebih menguntungkan drpd kebersamaan dengan orang lain. Ia tak ubahnya kertas putih tanpa noda yang ketika kita bijak menuliskan kata di atasnya, ia akan menjadi sebuah guratan indah, tak sekadar tulisan tanpa makna, tapi sesuatu yag menggugah jiwa. Ia akan menjadi sesuatu yang kecil tapi bermakna besar dalam hidup. Walaupun hanya beberapa jeda, yang bisa jadi terkesan tak ada apa2nya ketika kau bersama orang lain, kesendirian -terkadang- jauh lebih bermanfaat bagimu untuk memahami banyak hal. Melakukan banyak hal. Dan menghasilkan banyak hal. Kuncinya hanya satu, kau harus tahu pena mana yang akan kau gunakan untuk menggurat di atas kertas putih itu. Karena kalau tidak, kertas putih itu hanya akan menghitam tanpa makna. Useless. 


12 Agustus 2012
sekali lagi, dlm gulitanya malam, ada cahaya terang yang menentramkan, yang kali ini tak tampak nyata dalam lensa dua orbita.

Really Untitled

Kau tahu, kadang ada hal2 buruk yang kita terbiasa lakukan.
aku sungguh benci mengatakannya. tp hal2 buruk itu terus saja menghantuiku dan seakan ingin memakanku. Anehnya aku malah menikmatinya. Aku menikmati berada dalam keburukan. 
Hal2 buruk yang menjadi kebiasaan dan aku tersenyum karenanya.
aku sungguh tak ingin mengulanginya tapi hal2 buruk itu terus datang. (atau mungkin aku yg memanggilnya. entahlah)
aku kadang berharap aku tak menginginkannya.
aku berharap aku lupa.
tapi, nyatanya dia terus datang dan menawarkan apa yang dimilikinya.
terus sampai aku tak sadar dia sebenarnya ingin memakanku.
aneh. perasaan apa ini.

Di Balik Komedi Berdiri

Stand up Comedy, aku yakin istilah ini pasti sudah tak asing lagi di telinga kita semua. Jenis komedi ini kian populer keberadaannya di Indonesia. Bahkan aku pun salah satu penikmatnya. Tak bisa dipungkiri, stand up comedy menawarkan cara ngebanyol yang berbeda. Ia menyampaikan sesuatu yang biasanya fresh alias lagi anget-angetnya. Misalnya saja, kalau lagi menyambut Hari Kartini, maka isi celotehannya adalah soal emansipasi wanita dan seterusnya sampai sesuatu yang kadang sedikit meleset dari
esensi. Kuncinya satu : LUCU.

hanya sebuah tanya

Aku hanya bisa berkhusnudzon padaNya. 
Aku hanya bisa meyakinkan diriku sendiri bahwa langkahku sampai ke titik ini adalah atas izinNya, atas kehendakNya, atas segala campur tanganNya.
dan sekali lagi aku hanya bisa berbaik sangka dan meyakinkan diriku sendiri bahwa Dia punya sesuatu yang mungkin sekarang aku tak ketahui, dan bisa jadi sampai kapanpun aku tak kan mengetahuinya.. Atau aku memang tak diizinkan untuk mengetahuinya.
Aku yakin, atau lebih tepatnya meyakinkan diriku sendiri bahwa segalanya tak mungkin berjalan tanpa sebab.. Semua ada alurnya, termasuk saat ini, detik ini, kakiku menapaki apa yang sedang kutapaki saat ini.. 
Meski aku tahu, segenap ragaku masih menyimpan tanya yang luar biasa, MENGAPA?
Tapi sekali lagi kukatakan, aku meyakinkan diriku sendiri bahwa ini semua adalah atas kehendakNya, termasuk ketidak tahuanku.

simple words #4

stiap orang punya fasenya msg2. percayalah fasemu tak selalu sama dengan fasenya, bs jd kau lbh dulu atau kau yg terakhir. tp ini bknlah mslh.. krn Dia tahu itu yg terbaik utkmu. pembelajaran tak selalu dtg di awal, ia kdg dtg terlmbt, tp ia tak mgkn tak dtg kalau kau mau mnyadarinya..
cukup jd dirimu, tak usah menginginkan brada d posisi org lain, krn mmg mjd sprti org lain itu mnyakitkan.
terkadg mmiliki fase yg dtg terlmbt itu bs lbh baik, krn bs jd kau punya fase lbh awal yg sbnrnya kau tak mnyadarinya.

WOW!!! Ramadhan di depan mata...

Rasa-rasanya Ramadhan balru berlalu dan kini sudah muncul di depan mata lagi.. begitu saja.. dan tinggal menghitung hari..
Luar biasaaaa!!
Aku harus memaksa diri untuk bahagiaa...
Bagaimanapun juga, saking dekatnya aku malah seperti berpikir yang lainnya, soal liburan yang panjang.. soal remed, soal kepengurusan LDF baru.. dan Ramadhan nyaris aku abaikan.. LUAR BIASA!!

Dan sebagai gantinya ini aku persembahkan gambar penyemangat ibadah di bulan nan suci itu..
MARI MEMBAHAGIAKAN DIRI!!!

crying side of me

Terkadang, menangis itu menyenangkan.. melegakan.. dan menenangkan. Seperti baru saja melepaskan beban di punggung.. Menumpahkan air mata di mana saja.. Menetes deras.. Membuncah. 

Walaupun banyak yang bilang, menangis itu tak menyelesaikan masalah.. tapi bagiku, menangis adalah sensasi luar biasa yang membuatku seperti berada dalam pelukan ibuku.. 

Tapi tangisku tak bisa kau lihat dimana saja.. Aku bukan sepertimu atau sepertinya yang bisa menangis di hadapan orang lain.. Sekali lagi kukatakan.. Aku suka menangis sendirian.. Ketika kau selalu melihatku tertawa itu tak berarti aku tak pernah menangis..  

Jadi, berhentilah memaksaku menunjukkan air mata di depanmu, karena itu tak akan berhasil.

simple words #3

Terkadang kita dihadapkan pada situasi yang memaksa kita menjadi orang lain. Padahal, saat itu ingin sekali rasanya kita menajdi kita yang melampiaskan rasa di dada dan berteriak sesuai apa yang ada di kepala kita.. Tapi, nyatanya, mulut mengatakan hal lain.. Ia meluncurkan kata demi kata yang menunjukkan diri yang lain, yang jauh berbeda.. yang tak  tertebak.. Hebat sekali mulut.. Bahkan hati dan otak pun tak kau turuti.. 

The Judger

Apa kau pernah sakit hati karena seseorang? kita tak sedang membicarakan sakit hati karena putus cinta atau seseorang yang kita sukai ternyata tak menyukai kita. Ah, itu semua hanya ilusi dunia.. sangat nggak penting dibahas di sini. Yang aku maksudkan sakit hati adalah karena ucapan menohok seseorang, yang sebenarnya bermaksud membenarkanmu, tapi yang ada bukannya kau benar, tapi kau malah 'bebal' karena terlanjur 'makan atiiii' karena ucapannya. Pernahkah ini semua menimpamu? Kalaupun tidak, its okay, kau beruntung, karena mungkin memang belum atau bisa jadi kau memang tak akan pernah mengalaminya.

Manusia memang tempatnya salah, bahkan dia bisa terlihat salah di hadapan oarng lain. Dan biasanya, orang yang menganggapnya salah itu akan berucap sesuatu yang kalau dia baik, berusaha membenarkan kesalahannya itu. 
Tapi, apa kau tahu, cara membenarkan kesalahan seseorang itu bermacam-macam. Bisa jadi, setiap orang punya cara tersendiri untuk menerima kebenaran atau nasihat dari oarng lain. Aku bahkan pernah ditanyai oleh seorang teman, "cara menasihati yang baik buatmu itu gimana?"

simple words #2

apapun itu, stiap orang berhak memilih posisinya.. dan nggak setiap org berhak menyalahkan pilihannya itu, kecuali kalo pilihannya itu merugikan org banyak dan yg terpntg pilihannya itu berupa maksiyat silakan disalahkan.. karena di balik pilihan pasti stiap org punya alasan.. trmsuk pilihan utk mnyalahkan.. 

05072012