Antara Mie Ramen dan 'Moments of Death'

Bismillah..
hanya ingin bercerita saja, 
jadi awalnya aku dan seorang teman kosku, sebut saja namanya Tyas (memang namanya itu) bernecana 'naik'. Hm, naik kemana?? Wah, kalau dicritain alamat panjang nih.
Tapi, nggak papa lah.. kan ceritanya aku kuliah di kampus terpadunya UII, letaknya di jalan kaliurang.. Dan, kalian udah tau kan apa yang terjadi akhir-akhir ini di jakal? Yap. gunung merapi meletus, dan menyebabkan penduduk di sekitarnya mengungsi, alhamdulillah.. tempatku walau bisa dibilang dekat tapi tak dekat-dekat amat kok.
Jadi, kami rencananya mau ikut gabung dengan agendanya KAMMI untuk ngajar anak-anak pengungsian TPA. Tapi... apa mau dikata sodara-sodara.. yang akhwat nggak jadi berangkat, soalnya hari itu (Jum'at) gilirannya ikhwan ternyata. Yasud lah, akhirnya kami nggak jadi 'naik ke atas'.
Dann... parahnya aku malah diajakin si Tyas ini 'turun', jiah... rencananya sih mau makan mie ramen di daerah monjali gitu, tau dah dimana itu letaknya. Tapi,,, akunya udah makan siang waktu itu, baru aja malah. Dan, lagi nggak pengen juga maen2, nggak etis banget sebenernya, orang yang lain lagi tanggap bencana kita malah mejeng (ini bahasa kawan2ku kos). Tapi... yaudah, daripada aku sendiri akunya ikut, dengan syarat aku harus dianterin ngambil formulir FLP, kalo nggak di kantor pusat UGM ya di rumah cahaya gitu.
Tapi.. kenyataan berkata lain, aku yang juga minta dianter beli sprei, malah ikutan makan mie ramen! Astaghfirullah... kenapa aku ini, aku milih menu Buri-buri Ramen, seporsi Rp 9.500. Lumayanlah, minumnya Orange Squash.. 
Sayangnya satu, aku nggak ada kepikiran jepret tuh makanan dua.. nggak papa, lain kali lah ya.. ehehehehe.. :))
Habis makan mie ramen, yang memakan waktu lamaaaa karena ujan deres di luar, kami malah pergi ke Gramedia. Ide ini muncul dari Habibie, temennya si Tyas. Nggak taunya kita malah ngintil si Bibi ini..
Dan alhasil, aku blink-blink aja deh waktu ngeliat buku dan segala yang ada di Gramed, aku beli satu buku tentang mentoring, judulnya 'Mentoring Fun', dan sebuah dvd dari National Geographic judulnya 'Moments of Death'. Harganya juga nggak tanggung-tanggung sodara, 50rb ke atas lah pokoknya.. Cukup menguras kocek, dengan alasan PENGEN!! 
Setelah pulang, kami bertiga, aku, Tyas, dan Rika, temen kosku yang lain yang tadi juga ikutan jalan, nonton dah tuh dvd di kamar Tyas. Bagus!! Subhanallah, aku berusaha untuk nggak nyesel beli tuh dvd, ilmu siv, ilmu... Lain waktu bisa dikasih liat ke orang lain, temen, sodara, dan sebaginya kann??? (menghibur diri critanya..ihihihi)
Jadi, dari film berdurasi 50an menit itu kita diajak untuk mendalami apa dan bagaimana kematian itu sebenarnya.
Sebagai pembukaan adalah seorang laki-laki yang udah cukup tua, yang mau dioperasi jantungnya. Otomatis hal ini menyebabkan detak jantungnya musti distop sementara dulu kan? Inilah salah satu yang dibahas di film itu, apakah hal ini bisa dibilang tindakan membunuh??
Hm hm...
Kemudian ada lagi kiash seorang yang lagi dioperasi dan dan ia kemudian seperti mati suri, dan anehnya di bisa melihat dokter yang sedang mengoperasinya sebagai 'roh'!! Jadi, digambarkan di situ dia sedang melayang-layang di ruang operasi sementara jasadnya sedang sibuk dioperasi. Hm hm ...
Dan masih banyak hal-hal lain yang berkaitan dengan konsep kematian lainnya, mengapa kebanyakan orang mati suri itu selalu mengatakan melihat cahaya dan lorong. 
Terus ada juga upaya medis untuk menyembuhkan seorang yang tiba-tiba terkena serangan jantung, karena secara kasat mata, dia tampak mati. Namun, setelah tubuhnya dibungkus dan didinginkan dalam keadaan hipotermi, ia sadar lagi. Jadi konsepnya adalah jika sel-sel yang diterapkan suhu dingin padanya maka akan menghambat proses pembelahan atau pergerakan sel itu, uadi akan menghindari kematian sel itu. Ahh,,,aku susah jelasinnya. Pokoknya intinya itu lah..


Dan, pada dasarnya aku bisa dibilang puasss ngeliat dvd itu walau dalam keadaan tepar luar biasssaaaa...

5 comments:

Anonymous said...

mati hanyalah sebuah penantian untuk kehidupan setelahnya...
*semangat ! ! !

~ dy ~

Ananda Sivi said...

yaphzz.... benerbenerbener..
dvd itu kan penelitiannya orang barat mas dimas

Qefy said...

Sayang sekali saia belum melihatnya. :D

Nisa moeL said...

tfs. dvd yg bagus mbak. jadi pengen juga. "moments of death", hmmmmmm..

Haya Najma said...

waahh.. pengeeen deh jadinya :D

Post a Comment

nice person = nice comment