F for FAILURE


QS. AL Baqarah : 216
Yang baik menurutmu itu belum tentu baik menurut Allah.. begitu juga sebaliknya, yang baik menurut Allah juga belum tentu baik menurutmu..
Jadi pastikan sudut pandangmu selaras dengan sudut pandangNya.
Bismillah.. 
Ada kalanya kita berada pada fase dimana kita marasa jatuh, merasa orang lain subhanallah banget. Dan kita semakin terjerembab di belakang. Tapi merasa seperti itu bukanlah suatu kesalahan. Justru memutarbalikkan pemikiran dengan menganggap rasa seperti itu sebagai cambuk untuk menjadi lebih baik adalah sebuah keharusan.

Ketika kita merasa gagal, bukan berarti segalanya telah berakhir, ini tak seperti hujan turun yang membasahi tanah dan kau berpikir seakan tanah itu tak akan kering lagi. Nyatanya, ketika hujan berganti dengan cerahnya mentari tanah itu akan kering dan mendung telah pergi. Jadi, seperti mendung, kegagalan bisa muncul kapan saja dan membawa air kesedihan, yang perlu kita lakukaan hanya menyiapkan payung. Bahkan ketika kau lupa membawa payung pun, setidaknya kau bisa merasakan basahnya air dan kau akan tetap bisa mengganti bajumu bukan?
Tak ada salahnya kau gagal untuk suatu hal, karena kegagalan hanyalah secuil pahitnya kehidupan untuk membuatmu belajar tentang perjuangan dan indahnya bersyukur. Mengapa bersyukur ketika gagal?
Karena dengan kegagalan kau akan diingatkan betapa indahnya berhasil dan menempuh jalan mulus tanpa hambatan menuju yang kita inginkan.. Ketika kau terus-menerus berhasil tanpa pernah merasakan pahitnya kegagalan, kau tak akan pernah punya kenangan akan pahitnya kegagalan dalam hidupmu
Dan ketika kau cenderung berhasil dalam hidup, kau yang memiliki potensi takabur akan sangat dengan mudah terjerembab dalam lembah ketakaburan diri yang kau sendiri pun kadang tak menyadari. Thats why, ini salah satu alasan Allah memberimu kegagalan agar kau tak semakin jauh melangkah menuju kemaksiyatan hati.
Karena jika sedetik saja hatimu terjun pada takabur, riya', sum'ah, dan bentuk kekotoran hati lainnya maka pada akhirnya akan sangat sulit merasa diri ini kecil dan rendah di hadapanNya. Padahal betapa mudahnya Allah membuat segalanya menjadi mungkin kapan saja Dia mau. 
Dan asal kau tau saja.. setiap kekotoran hati itu juga tak berimbas kecil pada semua amal yang telah kau usahakan selama ini. Kau tak mau kan segalanya menjadi NOL begitu saja?


Dan kau pun kini tau mengapa kegagalan harus ada di muka bumi dan terkhusus menimpamu. Ini hanya soal kau menyikapinya kawan.. Karena bagaimanapun juga, kegagalan adalah sebuah keniscayaan dalam hidup.

*especially written for me, my self.*

5 comments:

training di malang said...

kunjungan sob ..
mau bagi-bagi kalimat motivasi sob ..
"saya belajar menggunakan kata 'tidak mungkin' dengan sangat hati-hati."
kunjungan balik ya sob .. :)

Rizki Pradana said...

postingan2nya sangat menarik dan bermanfaat,,terus menulis,,karena dengan menulis kita bisa mengembangkan imajinasi kita dan menjadikan kita lebih kretaif ^_^

salam kenal
kalau berkenan silahkan mampir ke EPICENTRUM
folloback juga ya buat nambah temen sesama blooger,,tukeran link juga boleh,,makasih..^_^

Sugiantoro said...

pemenang sejati bukanlah bukan hanya yang memenangkan pertandingan, tapi pemenang sejati adalah setiap orang yang mampu bangkit dari setiap kegagalan

outbound di malang said...

halo gan,
tetap semangat tinggi ya untuk jalani hari ini ! ditunggu kunjungannya :D

outbound malang said...

kunjungan gan .,.
Belajarlah untuk bisa menerima sesuatu yang baru.,.
di tunggu kunjungan balik.na gan.,.

Post a Comment

nice person = nice comment